5 Fakta Menarik BTR VS Onic di Week 7 MPL Season 6

Pertandingan pada week ke 7 di hari pertama, terdapat partai unik dan menarik, mempertemukan antara penghuni peringkat atas Bigetron Alpha, melawan Onic Esport. Partai ini menjadi menarik, karena BTR mengejar poin agar tidak tergeser di papan atas.

Sedangkan Onic sendiri, berusaha untuk mengembalikan jati dirinya, setelah menuai beberapa  hasil negatif di pertandingan sebelumnya. Selain tu, pada pertandingan ini, MLBB baru saja mendapatkan update yang cukup besar. Lalu apa saja fakta fakta menarik tersebut? Simak di bawah ini

  1. Akhirnya Helcurt Muncul
Sumber gambar: MLBB

Dalam pertandingan Mobile Legends, ada salah satu peran player, yang memiliki tugas untuk memberikan damage terbesar dari tim, dimana player dengan role ini memegang hero berjenis Marksman ataupun Assasins. Sepanjang perjalanan MPL Season 6 ini, pemilihan Assasin atau Marksman yang digunakan player sangatlah jarang. Banyak player memilih hero hero seperti Lancelot, Hayabusa, Claude ataupun Roger, dari sekian banyaknya hero dengan Role Assasin ataupun marksman. Namun, Onic memberikan kejutan pada pertandingan pertama, dengan mempercayakan Helcurt untuk dipiloti oleh Sanz, sebagai Hero Core. Hasilnya seperti apa yang diharapkan oleh tim Onic, berhasil mengamankan game yang pertama

2. HyperCarry masih menjadi  jawaban

Sumber gambar: MPL ID

Pertandingan antara  BTR dan Onic, ada sesuatu yang menarik apabila kalian teliti lebih lanjut. Pada game pertama, BTR mencoba untuk menggunakan sebuah strategi yang mungkin baru, dimana YSS mereka tidak dijadikan sebagai hypercarry, hanya diberi satu buff saja pada awalnya, dan ditempatkan di Gold Lane untuk menyokong perekonomian Yss.

Dimana, Onic melakukan hal sebaliknya, mereka menggunakan META klasik, dimana menggunakan Helcurt sebagai Hypercarry. Hasilnya, Onic berkali kali berhasil mentakedown YSS milik Branz BTR. Sehingga, memaksa BTR sepertinya sedikit merubah strategi mereka di Midgame – Lategame, untuk menjadikan YSS sebagai Hypercarry. Meskipun tidak cukup untuk memberikan kemenangan bagi  BTR, tetapi hal tersebut dapat membuat BTR bertahan “Sedikit Lebih Lama”, dan memaksakan Onic hingga Lord yang kedua, untuk dapat memgamankan pertnadingan.

3. Bravo”, Icon Ruby Indonesia?

Sumber gambar: Bigetron TV

Dua games awal, antara BTR dan Onic, cukup menyerap banyak perhatian. Dikarenakan, BTR pada game yang kedua, memilih draftpick yang hampir sama pada hero Core dan Offlanerny. Dimana, Bravo menggunaakn Ruby, 2 kali berturut turut. Pada game pertama, meskipun Bravo mengalami kekalahan, akan tetapi permainannya dengan menggunakan Ruby sangatlah baik.

Bravo, dapat menggagalkan ganking yang dlakukan oleh Onic, 1 Vs 3, dan tetap dapat mempertahankan turretnya. Pada Game kedua pun, Bravo masih tidak berhenti mempertunjukkan keahlian mekanikalnya. Bravo memberikan space  bahkan hingga 1 menit lebih kepada temannya untuk dapat melakukan straighpush. Sedangkan bravo menahan “Roger” Sanz, dan “Carmila”Butts, agar tidak dapat pulang menahan base mereka. TIdak berhenti sampai disitu, Bravo bahkan dapat mentakedown Sanz, sebagai bonus kill tambahan.

4. Retribution menjadi Kunci

Sumber gambar: MLBB

Munculnya patch baru, yang mana membuat setiap player dengan menggunakan hero “Jungler”, hanya dapat membeli pedang jugle ketika menggunakan spell Retribution. Selain itu, penggunaan retribution dan pedang jugler, akan mengurangi pendapatan EXP mereka.

Pada pertandingan ini pun, retribution dapat dikatakan menjadi kucni dari permainan setiap tim. Retribusi yang dipegang oleh Sanz ataupun Branz, menjadi juru kunci bagi kemenangan mereka di Match 1 dan kedua, untuk dapat mengamankan posisi di awal gim dengan gold yang lebih unggul. Mesikupun begitu, sayang bagi Branz, dewi fortuna tidak berpihak pada tim BTR, dan memaksa harus menerima kekalahan 2-1. Karena di match ketiga sudah benar benar mengandlakan teamwork dan komunikasi dari masing masing tim.

5. Kebangkitan Onic

Sumber gambar: MPL ID

Setelah mengalami beberapa pertandingan dengan menelan kekalahan, ditambah dengan adanya perdebatan dan masalah internal yang cukup banyak menyita perhatian netizen, banyak yang memprediksi Onic akan kalah melawan BTR. Karena di atas kertas, BTR menduduki posisi lebih tinggi dari Onic.

Namun, semua berhasil dijawab oleh Sanz dan kawan kawan, bahwa mereka mampu untuk memenangkan pertandingan ini. Apakah ini akan menjadi kebangkitan dari tim Onic di pertandingan kedepan? Kita tunggu hasilnya pada saat melawan Evos Legends di hari minggu nanti.

Berikut beberapa fakta unik dan menarik dari pertandingan BTR melawan Onic di week yang ke 7 ini. Apakah kalian ada hal lain yang menarik menurut kalian? Tulis di kolom komentar ya

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *