Ada apa dengan EVOS Legends?

MPL Season 6 sudah berjalan hingga week ke 7 pada tanggal 27 September 2020 kemarin. Beberapa tim, sudah memantapkan diri untuk bisa lolos ke babak play off sebelum regular season berakhir.

Meskipun week 8 baru digelar minggu depan, dapat dipastikan Aura Fire dan GeekFam tidak mungkin bisa lolos ke Grand Final, karena terpaut poin yang cukup jauh dari pesaing di atasnya. Dan diluar dugaan, Alter Ego dengan roster barunya Udil, dapat memuncaki posisi pertama klasemen di regular season.

Tim-tim besaryang seakan kewalahan dan kehilangan tempo permainan di week-week sebelumnya, dapat kembali konsisten di jaluk kemenangan pada week 7 ini. Semua kembali ke jalur kemenangan, kecuali 1 tim, sang macan putih atau Evos Legends.

Sang pemilik titel juara dunia, M1 seakan tidak mampu memberikan kemampuan terbaik mereka di ajang MPL Season 6 ini. Perubahan Roster dan pelatih demi menghadapi MPL Season ini sudah mereka jalani. Mulai dari Zeys yang pada awalnya menjadi player, lalu dikembalikan kembali menjadi pelatih. Hingga gonta-ganti role dari setiap pemain mereka, Rekt menjadi Tank, Wann menjadi Offlaner dan sebagainya sudah dilakukan Evos.

Namun, jalur kemenangan masih belum mereka temukan. Muncul berbagai pertanyaan, apa yang menjadi penyebab hal ini terjadi kepada Evos. Kali ini orkasport akan menilik lebih lanjut apa yang terjadi dengan tim macan putih ini

  • Chemistry

Perombakan roster Evos memang sangat besar. Pemain yang dikategorikan “legend” di Evos, hanya meninggalkan Rekt dan juga Wann. Roster lain, seperti Oura, Luminaire dan bahkan Donkey, sudah keluar dari Evos.

Meskipun sudah menghabiskan waktu yang cukup lama, sepertinya chemistry diantara Bajan, Pendragon dkk masih belum begitu terbentuk. Apalagi pada saat awalregular season, Zeys mengisi posisi sebagai Tank, tetapi digantikan lagi oleh Bajan/Rexxy dan Zeys kembali mengisi posisi Coach.

Selain itu, Evos seperti kehilangan “Sense” komunikasi saat bermain. Seperti halnya ketika pada match pertama melawan Onic, Wann dan Rekt terkena Ganking, namun Pendragon tidak turun membantu war. Sehingga, Core dari Evos terpaksa harus ter-takedown. Donkey yang mantan pemain Evos pun, pada saat livestreaming juga “Sedikit” menyayangkan hal tersebut, dimana thamuz tidak ikut war agar ada kemungkinan untuk mengembalikan kemenangan.

  • Drafting
Evos MLBB
Sumber gambar: MLBB

Pada saat melawan Onic di Week 7 kemarin, ada yang unik dari Drafting Evos, dimana Wann mempercayakan Wanwan untuk menjadi Marksman dan Damage Dealer utama dalam Tim. Dimana pada saat itu, Onic menggunakan Helcurt sebagai penantangnya.

Luminaire, dari livestreamingnya memberikan pendapat bahwa pemilihan hero wanwan untuk melawan Helcurt sedikit susah, karena Wanwan tidak bisa mengeluarkan Crossbow of Tang, ultimate wanwan untuk menyerang. Selain susah, ditambah tidak bisa digunakan ketika terkena darknight falls dari Helcurt. Dikarenakan Wanwan tidak dapat menemukan target dari ultimatenya.

Baca juga: Karena Proyek Next, Penggemar Mobile Legends Marah

Selain itu, Oura juga mengatakan bahwa pemilihan Wanwan juga sedikit tricky. Karena damage basic yang dihasilkan wanwan sangat kecil sehingga susah untuk melakukan jungle, dan perlu dibantu selena yang pada saat itu menjadi support. Apabila melakukan jugle sendiri, akan membutuhkan waktu lama.  Dari hal tersebut, tentu saja berdampak domino, Hero Wanwan perlu waktu untuk mengumpulkan item item yang dibutuhkannya.

Sedangkan Onic, terus melakukan penekanan kepada Evos. Hasilnya, helcurt dari Sanz sudah “Jadi”, sedangkan damage yang dimiliki wanwawn masih belum cukup untuk memberikan perlawanan yang berimbang.

Itu dia beberapa ulasan dari orkasport untuk tim Evos.

Banyak spekulasi terkait performa Evos musim ini, ada yang menganggap evos masih menyimpan kemampuan terbaik mereka di babak Play off, dan tidak terburu buru untuk mengeluarkan rahasia strategi mereka. Namun, disisi lain, fans Evos sudah sedikit “Kepanasan” melihat performa tim kesayangan mereka, yang mereka anggap jauh dibawah standart biasanya.

Kita harap, Rekt dan kawan kawan segera dapat kembali ke jalur kemenangan mereka. Serta, dapat memberikan perlawanan yang sengit, kepada tim tim di Week ke 8, ataupun babak play off nanti.

Serta, simak konferensi persi EVOS pasca kekalahan melawan Alter Ego.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *