Akankah Meta 2 Marksman Kembali Jadi Primadona?

MPL Season 6, tidak hanya menampilkan berbagai pertandingan yang seru dari tim-tim yang bersaing, tatapi dibalik itu juga muncul berbagai intrik intrik menarik, yang menghiasi berjalannya season ini.

Munculnya New El classico yang mempertemukan antara Onic dan Alter Ego, serta adanya drama dari tim Onic dan juga GeekFam di week 6 dan 7 lalu, menjadi hiburan tersendiri bagi para penikmat MLBB.

Tak hanya itu, ada juga pembelajaran pembelajaran yang bisa kita petik dari permainan para Pro Players ini. Salah satunya adalah META, Most Effective Tactics. Munculnya Patch baru di pertengahan regular Season, benar benar memberikan perbedaan yang mendalam dari segi permainan saat ini.

RRQ Menggunakan 2 Core, Marksman dan Assasins
Sumber gambar: MPL Season 6 Week 7

Seperti yang dipertontonkan oleh tim RRQ Hoshi pada week ke-7 kemarin, dimana banyak netizen meminta week 7 kemarin agar ditunda terlebih dahulu, karena setelah update dari Moonton ditemukannya banyak bug. Namun, RRQ Hoshi memberikan bukti, bahwa apapun yang ada di depan mereka, mereka siap menerima tantangan tersebut, meskipun bug dan perubahan meta sekalipun

RRQ menggunakan 2 Marksman
Sumber gambar: MPL Season 6 Week 7

2 Marksman, sebuah strategi yang cukup riskan diambil oleh tim RRQ. Kenapa demikian? Karena seperti yang kita tahu, sebuah marksman membutuhkan farming, untuk mendapatkan pundi pundi gold dan memenuhi item yang mereka butuhkan.

Baca juga: Week 8, Saatnya Set Lawan Di Play Off MPL

Sebelumnya, 1 marksman akan dimanjakan oleh rekan setimnya. Namun kali ini, mereka harus membagi agar dapat memenuhi “kebutuhan” 2 marksman mereka. Penggunaan 2 hero core baik marksman atau assasin membutuhkan waktu, agar keduanya dapat memenuhi apa yang mereka butuhkan .

Menyadari akan hal itu, RRQ menarik game agar terbawa hingga Lategame. Alhasil kedua core mereka sama-sama mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Sedangkan musuh sendiri, Bigetron, menggunakan Meta Hypercarry, yang kita semua tahu bahwa meta hypercarry apabila terbawa terlalu Lategame tidak adakn begitu efektif.

Pertandingan kedua pun, RRQ masih menggunakan META racikan mereka. Kombinasi antara 2 Core dan Hypercarry. Hanya saja, yang menjadi pembeda adalah sosok yang menjadi hypercarry saling tukar antara satu dengan yang lain. Hasilnya pun seperti apa yang mereka harapkan, 2 hero yang memberikan damage dominan, akan menang daripada 1 hero yang memberikan 1 dominan. RRQ pun menang telak dari bigetron.

Sumber gambar: mpl.id

Pertandingan RRQ kemarin, menjadi sebuah penemuan baru. Akankah, 2 core akan segera kembali ke Land of down? Mengingat adanya gold lane, sehingga hero core lapis dua yang tidak mendapatkan buff, tetap bisa mendapatkan pundi pundi gold mereka dari lane ini di awal game.

Memang dari segi early game akan membutuhkan kehati hatian yang jauh lebih tinggi, karena 2 hero core pasti memiliki darah tipis, dan mudah untuk dibunuh. Namun, ketika memasuki lategame, tim dengan 2 core akan sangat mendominasi permainan.

Bagaimana menurut kalian? Akankah META 2 core dengan formasi marksman dan atau Assasins akan kembali merajai Land of down? Atau Meta Hypercarry masih menjadi dominasi di MLBB?

Tuliskan komentar kalian dibawah ya.

Baca juga: Event Baru Mobile Legends: Skin Permanen Gratis

Suka berita ini? Share yuk

2 thoughts on “Akankah Meta 2 Marksman Kembali Jadi Primadona?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *