Dari Alasan Kultural Sampai Bisnia, Lima Negara Ini Larang PUBG Beroperasi

Bulan September 2020, muncul kabar mengejutkan, ketika  India kemudian memutuskan untuk mengeluarkan keputusan yang sedikit mengubah sejarah. Keputusan ini adalah melarang permainan Player’s Unknown Battleground (PUBG) baik untuk versi Mobile dan Lite.

Keputusan ini tentu mengecewakan bagi banyak fan PUBG terutama di India, yang menjadi pasar terbesar dari permainan ini. Namun perlu ditelisik apakah negara tempat taj mahal ini adalah satu-satunya yang melakukan hal tersebut.

Dalam beberapa waktu belakangan, ada beberapa negara yang berpikir untuk melarang permainan bergenre Battle Royale ini karena memberikan dampak negatif pada anak muda. Lebih daripada itu, banyak negara yang berpikir bahwa PUBG Mobile memberikan pandangan soal pengaruh pengaruh buruk, termasuk untuk generasi yang lebih muda.

Setidaknya, seperti dilansir dari Sportskeeda, ada lima negara yang sempat mengharamkan permainan PUBG Mobile dengan beberapa alasan.

Iraq

Iraq menjadi salah satu negara pertama yang melarang permainan PUBG Mobile di negaranya. Alasannya adalah permainan ini mengajarkan kekerasan dan mengakibatkan kecanduan. Tak hanya itu, PUBG juga dianggap mempromosikan kejahatan pada anak muda.

Bahkan, saking larangan ini diberlakukan, Iraq menganggap bahwa permainan ini mengganggu keamanan nasional. Namun demikian, larangan ini tentu mendapat kritik keras dari para fan PUBG Mobile di Iraq, meskipun masih terus dilakukan.

Yordania

Yordania menjadi negara timur tengah berikutnya yang melarang permainan Player’s Unknown Battleground (PUBG) karena dianggap menimbulkan dampak psikologis kepada anak-anak muda.

Selain itu, pemerintah Yordania juga mengungkap bahwa kejadian perundungan atau bullying meningkat seiring munculnya dampak bermain permainan virtual, seperti PUBG Mobile. Sejak Juli 2019 lalu, tak ada lagi masyarakat yang memainkan game PUBG Mobile di negara tersebut.

Nepal

Selain dua negara timur tengah, negeri tetangga India, Nepal juga melakukan hal yang sama dengan alasan yang hampir identik. Mereka mengungkap bahwa game PUBG adalah permainan yang adiktif dan membuat anak muda senang dengan kekerasan.

Setelah menjadi pertanyaan di ranah publik dan pengadilan negara, larangan ini kabarnya sudah dicabut oleh pemerintah Nepal.

Baca Juga: Sebelum India, Dua Negara Ini Sudah Cabut Larangan Bermain PUBG Mobile

Pakistan

Berbicara soal negara tetangga India, tak cukup rasanya jika tak membicarakan Pakistan. Pemerintah di sana melarang adanya permainan ini karana meningkatkan kejahatan di sana. Tak hanya itu, ada ketakutan bahwa permainan yang satu ini akan menyebarkan budaya korupsi kepada anak-anak muda.

Hal ini tentu langsung diprotes oleh anak-anak muda, yang kemudian membuat larangan ini dicopot dengan segera.

China

Bicara soal larangan bermain PUBG, tentu tak cocok rasanya jika tak membicarakan soal China. Sebenarnya ini adalah kejutan, mengingat permainan yang satu ini dibesut oleh perusahaan Negeri Tirai Bambu tersebut, yakni Tencent Games.

Pada 2019 lalu, Tencent Games sudah menolak peraturan dari pemerintah untuk menjual sesuatu di dalam permainan tersebut. Hal inilah yang membuat pemerintah China melarang PUBG untuk edar di sana, selain juga menyoal isu kultural.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *