Kritikan Sistem MDL Menurut Analis KB

MDL atau Mobile Legends Developmnet League, adalah sebuah turnamen resmi yang juga diselenggarakan oleh Moonton di Indonesia. Hampir sama dengan turnamen MPL, MDL ini lebih seperti tier atau tingkatan kedua, dibawah MPL. Sehingga terdapat sedikit perbedaan.

Perbedaan antara MDL dan MPL salah satunya seperti pada babak Play Off. Dimana seperti yang kita ketahui, sistem Play Off pada MDL, sebuah tim yang menjuarai peringkat 1 di Regular Season, tidak memilik Previlage apapun. Karena tidak adanya babak Play in seperti di MPL. Sehingga tim peringkat 1 tidak bisa langsung lolos ke babak selanjutnya, seperti yang terjadi pada Alter Ego dan RRQ di MPL. Tetapi pada MDL, tim peringkat 1 akan sama sama bertarung, untuk dapat lolos ke babak selanjutnya. Sehingga ketika mereka kalah di babak awa play off, tim peringkat 1 pun bisa saja langsung pulang.

Sumber : Youtube KB

Hal ini sempat menjadi perbincangan, antara KB dengan Fransvolva di cahnnel youtube KB. KB dan Fransvolva sendiri, adalah sosok analis dan caster, yang sudah sering melintang di turnamen Mobile Legends, bahkan sejak MPL season 1.  Menurut mereka, dengan sistem MDL seperti ini, membuat kompetisi di Regular Season tidak ada gunanya. Karena ujung ujungnya, tidak ada keuntungan sama sekali meskipun memuncaki klasemen. Karena di babak play off, sang pemuncak klasemen nasibnya akan sama dengan tim yang berada di posisi 8. Sama sama berjuang agar tidak pulang dan dapat lanjut ke babak 4 besar.

Baca Juga Sang Raja, Masih Belum Bisa Ditaklukan

Selain itu, tim yang menang pada regular season, tidak mendapatkan hadiah apapun secara khusus untuk peringkat 1. Sehingga, ini bisa menjadi strategi tim tim di MDL, untuk menyimpan kekuatan asli mereka, sehingga tidak terbaca oleh musuh. Hal yang menjadi penting, cukup untuk berada di posisi yang lolos ke babak Play Off.

Sumber : Instagram KB

Tentu saja, apabila dibiarkan hal ini memang menjadi sebuah strategi yang dapat digunakan. Akan tetapi, kekurangannya adalah tidak menutup kemungkinan, hal ini bisa menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat. Karena setiap tim bermain apa adanya, dan tidak memberikan performa terbaik mereka. Tentu saja, nantinya penonton yang akan dirugikan, karena tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan.

Baca Juga : Inilah Alasan Slot MPL ID Hingga 15 Miliar

Selain dari sistem MDL, kepesertaan dari turnamen MDL juga sempat disindir oleh KB dan Volva. Karena selain slot MDL yang sangat terbatas, serta syarat untuk mengikuti MDL juga sangat susah. Sehingga menutup kemungkinan, tim tim yang memiliki kapasitas untuk tampil di laga profesional dengan kelas Nasional. Sehingga, akhirnya tim tim yang besar saja, yang akhirnya mengisi slot MDL dengan membuat tim dengan tier kedua mereka.

Sumber : Instagram Fransvolva

MDL sebenarnya memiliki peluan yang besar ,untuk menampilkan tim tim esport baru di Indonesia dengan kapsitas yang bisa bersaing dengan tim besar. Semoga, pihak Moonton dapat memberikan kelonggaran untuk di MDL, agar hal ini bisa terwujud. Serta akan lebih baik lagi, apabila adanya sistem degradasi dan promosi, dari MPL dan MDL. Agar berjalannya turnamen lebih menarik.

Bagaimana pendapat kalian terkai berjalannya MDL yang sudah 2 musim ini, dan MPL yang sudah berjalan 6 musim ini. Tulis di kolom komentar ya

Kalian juga dapat melihat videonya, dibawah ini

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *