Menelisik Profesi Joki Mobile Legends, Profesi Menguntungkan di Tengah Pandemi

Seiring popularitas permainan virtual, muncul pula profesi baru yang ada di sekitar para pemain game, misalnya jasa joki yang terhitung sebagai profesi baru. Melansir detik finance, ada beberapa joki yang sempat diwawancarai.

Nama joki ini adalah Segaf Alatas dan Haikal yang menawarkan joki game daring Mobile Legends Bang-Bang (MLBB) untuk meningkatkan peringkat. Namun demikian, kedua remaja ini seolah kebanjiran klien, sehingga membuka worker atau joki lainnya, sampai mengumpulkan 35 worker.

Beberapa joki yang masuk dalam naungannya adalah seorang siswa kelas XI SMK  yang sudah bergabung sejak 2018 silam. Tentunya, jasa ini ditawarkan secara mandiri melalui akun media sosial pribadinya.

Selain itu ada Andika Fanni Setiawan yang juga sudah menjadi joki gim daring selama setahun belakangan. Selain fakta adanya joki yang memang memainkan permainan Mobile Legends, ada  beberapa fakta lain dari profesi menarik ini.

Penghasilan Sampai Belasan Juta Rupiah

Dua joki, Segaf dan Haikal agaknya memang meraup keuntungan besar, mengingat pada masa pandemi ini mereka sampai memegang 38 akun dalam sehari dari mulanya 15 hari, Untuk kondisi seperti ini, omzet yang didapat bisa mencapai 60 sampai 80 juta rupiah, dengan keuntungan masuk ke kantong sendiri mencapai 10-15 juta rupiah.

Tak sendiri, kedua joki ini juga mempekerjakan banyak orang sebagai worker dengan kompensasi mencapai 50 persen sampai 70 persen. Sebagai catatan, ada seorang worker yang bisa meraup 7 ribu rupiah per pekan dari orderan, sebelum meningkat menjadi 1,5 juta per minggu untuk mengerjakan 10-20 akun Mobile Legends.

Selain orderan, seorang joki yang menawarkan jasa secara mandiri bisa saja mendapatkan tak kurang dari 5-7 juta rupiah ketika mengerjakan akun yang satu ini.

Baca Juga: Viral, Among Us Kini Ada Cheatnya

Pangsa Pasar Besar dari Joki Game Online

Klien untuk jasa ini sendiri beragam, mulai dari anak-anak sampai remaja yang tentu bosan akunnya masih berada di level yang rendah. Namun, sejatinya untuk mendapat level yang tinggi, mesti bersabar dan masuk ke dalam tim.

Umumnya, yang menggunakan jasa ini rupanya adalah orang kantoran dengan permintaan aneh-aneh, seperti mencapai MVP menggunakan hero tank, yang disebut oleh para joki sebagai ajang untuk melakukan tes kemampuan.

Selain itu, klien unik sempat didapatkan, seperti murid sekolah dasar yang membayar secara rutin atau tak menggunakan paket. Bayaran dari murid SD tersebut berada di angka 50 ribu untuk dua kali menang di level mythic.

Peluang Profesi Joki

Di tengah kondisi stay at home yang melanda beberapa bulan belakangan, tentu profesi Joki ini akan semakin menjamur. Pasalnya banyak aktivitas yang tak lagi bisa dilakukan di luar ruangan. Pakar pemasaran Yuswohady meyakini bahwa pekerjaan seperti ini akan dilakukan di masa pandemi.

Yuswohady menyebut bahwa banyak orang yang akan terus menikmati gim online, sehingga ada kebutuhan untuk meningkatkan peringkat dan terus memacu untuk meningkatkan peringkat. Hal ini tentu mencari jalan pintas memakai jasa joki.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *