MORPH Team, Tim Bentukan Reza Arap Yang Sukses Tembus Kancah Internasional

Perhelatan Turnamen PUBG Mobile di tingkat Internasional bertajuk PWML wilayah timur sudah selesai. Perhelatan akbar ini sukses dimenangkan oleh raksasa Indonesia yakni tim Bigetron Red Aliens. Namun selain Bigetron, ada tim yang juga membawa nama Indonesia di turnamen level dunia itu, yakni MOPRH Team.

Bagi sebagian penikmat game PUBG yang masih baru atau awam akan beberapa tim E-Sport yang ada, tidak begitu mengenal nama MORPH Team ini ketimbang dengan tim lain seperti Bigetron yang memang sudah memiliki banyak pemain di berbagai divisi E-Sport yang dilombakan.

https://www.instagram.com/p/CD84CBzgQcw/
Instagram MORPH Team

Awalnya belum banyak yang yakin dengan kekuatan MORPH Team, karena memang tim ini tergolong “anak baru” di Indonesia, dan masih banyak yang tidak mengetahui kekuatan asli di dalamnya. Namun, semua keraguan tersebut dibalas oleh MORPH Team dengan finish di peringkat 3 besar pada ajang PMPL Indonesia Season 1 di tahun 2019 kemarin. Tidak sampai disitu, tim ini sering menjadi kuda hitam dan terus menunjukkan kejutan kejutannya pada ajang yang diikutinya, khususnya di Indonesia.

Salah satunya adalah lolosnya ke turnamen Internasional PMWL Season Zero yang waktu perhelatannya juga berdeketan setelah ajang PMPL ID S1 lalu. Dalam ajang ini MORPH Team masuk kedalam Grup B, bersama dengan YoodoGank (Malasyia), No Chance Team (Mongolia), serta T1 (Korea Selatan).

Melihat berbagai prestasi yang dimiliki oleh MORPH Team, sebenarnya tidak menjadi sebuah kejutan ataupun perdebatan, apabila kita menilik sejarah kebelakang dari terbentuknya divisi PUBG Mobile di tim ini. Sebelum MORPH Team, Reza Arap membentuk sebuah tim bernama WAW, kependekan dari We Againts the World. Namun tak bertahan lama. Setelah itu WAW dibubarkan dan pemain-pemainnya dihijrahkan ke MORPH Team.

Sumber gambar: DailySpin

Namun, tidak serta merta WAW Esport berubah menjadi MORPH Team pekerjaaan Reza Arap seorang. Reza bekerja sama dengan BuBu E-Sport, yang juga sering mengadakan turnamen turnamen besar di Indonesia. Keduanya sepakat untuk menyatukan kedua organisasi ini, dan memunculkan sebuah tim baru bernama MORPH Team. Walhasil, divisi PUBG Mobile mereka yang paling menunjukkan perkembangan pesat di mata publik.

Reza Arap sendiri, sudah memiliki rencana untuk terus mengembangkan MORPH Team ini dengan mengembangkan ke berbagai divisi permainan yang lain. Dilansir dari instagram @Sandiuno, Reza Arap berencana untuk membuat divisi Apex Legends sebagai divisi baru di MORPH Team. Apex Legends sendiri memang sedikit dengan PUBG Mobile, dimana game ini berplatform menggunakan Komputer. Namun cukup populer pada pertengahan tahun 2019 hingga akhir 2020.

Saat ini di, seiring dengan berjalannya waktu Jeixy dkk terhitung mampu membuktikan kapasitas asli mereka kepada publik. MORPH di pekan pertama PMPL S2 berada pada peringkat 9 klasemen sementara, berebut untuk tetap berada di posisi 10 besar, yang memang persaingannya sangat ketat. Kita lihat saja bagaimana MORPH Team kedepannya pada ajang PMPL ID S2 saat ini.

Baca juga: ION Esport Pimpin Di Hari Pertama Perang PMPL Season 2

Pada halaman resmi PUBG Mobile indonesia, divisi PUBG MORPH Team memiliki jenis permainan yang cukup ofensif apabila dilihat dari komposisi pemain. Tim ini memiliki 3 Rusher ditambah dengan 1 Support di belakang. Posisi Rusherdiisi oleh Jeixy dengan M416 sebagai senjata andalannya, ditambah Jabrol serta Rensky, bertiga mereka solid bersamaan sebagai Rusher untuk MORPH Team. Sedangkan dibelakang, disupport oleh NoMercy dengan senjata andalannya AKM.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *