Overview Caster: Semua Tim Masih Bisa Bersaing Di Grand Final

Pekan pertandingan penentuan sang juara telah tiba. Hari ini laga Grand Final PUBG MOBILE PRO LEAGUE INDONESIA SEASON 2 akan berlangsung. Selama 3 hari kedepan 16 tim akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan reward, titel, serta kesempatan bertanding melawan tim-tim besar lain di Asia Tenggara dalam ajang Final PMPL SEA.

Sebelumnya 2 caster kondang Flo Walfy dan Bro Pasta sudah memberikan beberapa saran terkait kekurangan serta kelebihan masing – masing tim yang nanti akan berlaga dalam pertarungan Grand Final. Kedua Caster tersebut bisa dibilang sangat jeli dan paham betul dengan peforma beberapa team yang bertempur selama laga pertandingan PMPL ID S2.

Baca juga: BLACKPINK In Your Area, PUBG Mobile

Saran dari mereka berdua harusnya sangat membantu bagi sebuah tim esport untuk membenahi kekurangan, agar menjadi tim yang mampu “survive” dengan sengitnya ajang Grand Final PMPL S2 ini.

Menurut Flo Wolfi, team ION esport terlalu bergantung kepada Red FaceN. Walaupun permainan mereka cukup baik sepanjang laga namun ION esport memiliki PR penting untuk tidak melakukan bentrok dengan Bigetron RA di awal-awal pertandingan karena kebiasaan Bigetron RA yang sering memotong rotasi team lawan membuat ION sering tereliminasi lebih dahulu. Hal tersebut tentunya sanagatlah merugikan bagi ION.

Baca juga: 7 Debutan yang Dinanti Penampilannya di PMPL S2 Versi Wolfy

Besar peluang MORPH TEAM untuk lolos ke SEA Final. Untuk menuju SEA Final MORPH TEAM Flo Wolfi memeberikan saran agar lebih mempertahankan survival time dan pertarungan pada akhir akhir pertandingan karena tim satu ini memiliki rasio kill yang tingi namun menjadi tim yang mendapatkan WWCD paling sedikit diantara top 5 kelasemen. Jika mereka berhasil mengimbangi keduanya sudah dipastikan MORPH TEAM akan melaju ke anak selanjutnya.

RRQ RYU juga menjadi salah satu kandidat untuk lolos ke babak SEA Final. Masuknya Mildway membuat RRQ berani untuk lebih ngotot mencari kill. Game play yang tak terduga serta Backstap dari RRQ RYU membuat semua team lebiha waspada. Jika peforma tersebut masih terus berjalan sepanjang laga Grand Final menurut Bro Pasta dipastikan RRQ RYU lolos kebabak Final SEA.

Kandidat lain datang dari team jebolan PINC. Team tersebut adalah SIREN esport yang memeberikan kejutan dengan berhasil 3 kaki menembus top 6 kelasemen. Menurut Bro Pasta kemampuan dari team esport satu ini jangan di anggap remeh mereka bisa saja menjadi Kuda Hitam dalam Grand Final PMPL ID S2 nanti. Peforma yang tak terduga dari SIREN esport adalah point plus untuk lolos ke babak Final SEA.

Pada reguler season bisa dikatakan permainan Evos esport hanya menis diawal. Permainan agresif mereka pada pekan pertama sudah langsung terbaca dengan mudah oleh team – team lain di pekan selanjutnya. Jika Evos ingin bersaing di Grand Final nanti menurut Flo Wolfi mereka harus melatih rotasi dan konsistensi mereka untuk menuju late game. Dengan begitu mereka masih bisa bersaing bersama team team lain untuk memperebutkan tiket menuju Final.

Itu dia sedikit saran untuk beberapa team esport yang akan bertanding nanti pada laga Grand Final PMPL ID S2 dari Bro Pasta dan Flo Wolfi. Hasil kejelian serta pengamatan kedua Caster tersebut menghadirkan beberapa saran membangun untuk team yang akan bertempur nanti. Kita lihat saja apakah saran dari kedua Caster tersebut mampu membuat team tersebut meraih kemenangan di laga Grand Final PMPL ID S2.

Baca juga: Ciri-Ciri Cheater di PUBG Mobile 1.0

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *