Sebelum India, Dua Negara Ini Sudah Cabut Larangan Bermain PUBG Mobile

Sejak larangan bermain Player’s Unknown Battleground (PUBG) Mobile dilangsungkan di India, beberapa fan permainan Battle Royale ini kemudian merasa ragu permainan yang satu ini akan kembali. Namun, para penggemar masih menunggu, karena permainan yang satu ini bisa dibilang sebagai salah satu gim mobile terbaik.

Melansir Sportskeeda, sejak dilarang di beberapa negara, ada harapan baru dari permainan PUBG Mobile, Pasalnya, permainan yang satu ini tengah mencoba untuk kembali ke India, yang mana menjadi negara dengan pasar tertinggi.

Ada beberapa negara yang kabarnya akan menangguhkan larangan permainan PUBG, seperti dalam rangkuman berikut.

Pakistan

Selain dilarang di India, negara tetangganya, Pakista juga agaknya melakukan pelarangan permainan yang satu ini. Pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Imran Khan sempat melakukan pelarangan pada Juli 2020 silam, karena permainan yang satu ini dianggap memberi pengaruh buruk untuk anak muda.

Baca Juga: Update Patch Terbaru Free Fire

Selain menghabiskan waktu, pemerintah Pakistan berujar bahwa  PUBG Mobile membuang waktu dan menyebabkan kekerasan fisik pada anak muda. Tetapi, masyarakat Pakistan pun akhirnya melakukan protes kepada pemerintah, selain juga melakukan sosalisasi dengan penekanan pada pentingnya bermain game untuk kehidupan.

Akhirnya, pada 30 Juli 2020 silam, larangan ini sudah dicopot dan PUBG Mobile bisa kembali beroperasi di Pakistan.

Nepal

Pada April 2019, Otoritas komunikasi Negara Nepal memilih untuk menerapkan aturan larangan bermain PUBG Mobile. NTA menyebut adanya pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh permainan ini untuk anak muda.

Pemerintah kemudian memutuskan bahwa permainan ini sangat adiktif, sehingga perlu berpikir soal kekerasan yang bisa disebabkan karena permainan yang satu ini.

Kendati demikian, dalam beberapa pekan, pengadulan di Nepal kemudian memutuskan bahwa larangan ini tidak penting. Pasalnya, permainan ini membuat anak-anak bisa bersosialisasi dan merasa gembira bisa bertemu dengan rekan-rekan yang seumuran.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *