Serba Serbi MPL Season 6, Dua Tim Ini Patut Diperhatikan

Turnamen Mobile Legends Profesional League atau biasa disebut MPL,  yang menjadi perhatian para pecandu game Mobile Legends Bang-Bang di Indonesia, kini telah berjalan di musim keenamnya. Dan musim keenam kali ini digelar hingga September

Di kompetisi profesional tertinggi untuk game MOBA di Indonesia ini, mempertemukan banyak pemain yang hebat dan tergabung dalam satu tim yang memperebutkan juara.

Kendati demikian, belum ada satu tim pun yang mampu menyabet gelar juara lebih dari sekali, atau belum ada juara beruntun hingga musim keenam yang sudah berlangsung empat pekan lamanya sampai (07/09/20).

Format MPL sebenarnya sederhana, hanya terbagi di babak reguler dan babak play-off. Seluruh tim yang tergabung dalam MPL memulai dengan menjalani babak reguler yang sudah dilangsungkan selama separuh musim. Berarti, setiap tim yang terlibat dalam kompetisi ini sudah bertemu satu sama lain sebanyak satu kali.

Melansir dari ivpl, adanya delapan tim ini karena fokus dari penyelenggara supaya liga tetap bisa dilangsungkan, seperti diungkapkan oleh Public Relation dari  Moonton, Azwin Nugraha.

Baca Juga: Bundle Kitsune Miko Spirited Overseers Hadir Dalam Lucky Royale Incubator

Setelah itu, tm yang berada di enam besar akan masuk ke babak play-off yang akan dilaksanakan untuk menentukan juara.

Pada MPL kali ini, ada delapan tim yang bertanding, yakni Alter Ego, Aura, Bigetron Alpha, Evos Legends, Geek Farm ID, Genflix Aerowolf, Onic Esport, dan RRQ Hoshi. “Hingga saat ini, kami masih berfokus terhadap delapan tim tersebut. Sebagai penyelenggara, kami tak hanya menjaga dan mendukung kualitas tim maupun tim yang sudah terdaftar,” ujarnya.

“Pilihan ini diambil demi optimalisasi, karena Indonesia masih berada di tengah pandemi virus corona, sehingga ini menjadi ganjalan untuk kami.”

“Musim keenam bakal diikuti delapan tim di tengah pandemi virus corona,” imbuh Azwin.

Dari delapan tim, tentunya ada tim terbaik yang bisa menarik para penggemar untuk mengamatinya lebih dalam. Dilansir dari Mojok, berikut 2 tim yang berpotensi mencuri perhatian publik di Mobile Legends Professional League (MPL) Season 6.

ONIC Esports

Sumber gambar: www.liputan6.com

Menggunakan landak kuning sebagai simbol, tim yang satu ini memang pernah menjadi kampiun liga di musim ketiga. Rekornya pun terhitung mentereng, karena sama sekali tak kalah dalam satu musim, selain juga prestasi yang mampu ditorehkan mulai dari Piala Presiden 2019 sampai MSC tingkat Asia Tenggara di tahun yang sama.

Namun demikian, ONIC mengalami penurunan di musim kelima, karena tak tampak garang seperti musim sebelumnya. Hasilnya, ada perombakan roster atau susunan tim yang dilakukan, dengan salah satu ikon, Udil mesti dilepas ke klub lain untuk meraup dana. Sebagai gantinya, manajemen kemudian merekrut salah satu pemain muda, Sanz dari tim victim.

Hasilnya manjur karena Sanz rupanya mampu mengangkat permainan ONIC, dengan kemampuan mekanik yang handal dan adaptasi yang lancar. ONIC pun melejit di MPL season 6, mereka mampu menyabet kemenangan nyaris dari semua rival dan bercokol di puncak klasemen sementara.

Hanya saja, noda kekalahan datang dari Alter Ego, tim di mana sang mantan ikon, Udil bernaung. Namun demikian, hal ini tak jadi soal karena ONIC tampil lebih garang dan mendekat ke tangga juara.

Bigetron Alpha

Bigetron
Sumber Gambar: MPL ID

Siapa sangka, tim yang satu ini mampu tampil mengejutkan dengan menguasai babak reguler di musim kelima. Bahkan, BTR mampu berbagi posisi puncak dengan RRQ yang menjadi juara di musim lalu. Hanya saja, performa mereka sedikit goyah ketika memasuki babak playoff dan hanya mampu menyabet peringkat keempat saja.

Memang, pada musim kelima, BTR mampu tampil segar dan menarik, karena  membawa hero Uranus sebagai offlaner,yang seharusnya dimainkan sebagai tank.

Sama halnya dengan Onic, BTR  mendatangkan pemain andalan dari tim Victim, yakni Renbo. Memang pemain yang satu ini kemudian punya kemampuan setara dengan Sanz di Onic dan langsung bisa menyatu dengan tim, selain juga meningkatkan performa secara keseluruhan.

Namun demikian, nasib BTR tak langsung mulus, dengan kekalahan di pertandingan pertama yang mesti didapat. Barulah di laga berikut, BTR mampu mengemas kemenangan , kendati melawan beberapa tim papan atas, seperti Alter Ego, RRQ, dan EVOS.

Mereka kembali kalah kala melawan Onic, yang notabene juga merupakan partai sarat gengsi antara Sanz dan Renbo, juga perebutan posisi pemuncak klasemen sementara.

Meskipun kemudian kalah dan menempati posisi kedua klasemen, BTR tak bisa dipandang remeh, karena menjadi penantang kuat gelar juara MPL musim keenam.

Suka berita ini? Share yuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *